Halaman

Jumat, 27 Februari 2015

Musim Itu (Kisah dalam Puisi 1)

Masih kuingat ketika musim itu datang
Kau datang bersamanya
Membawakan matahari di tengah hujan yang melanda
Menghangatkan hati ketika dingin menusuk

Musim yang dingin itu sangat berharga
Terlalu banyak kenangat manis yang kau torehkan untukku
Yang membuatku lupa betapa aku membenci hujan
Terlalu banyak tawa yang kita buat
Yang membuatku menyukai musim ini

Bolehkah aku bertanya?
Apa kau akan terus bersamaku?
Apa kehangatan ini tetap kurasa?
Akankah kisah ini tetap berlanjut ?
Atau kisah ini kan berhenti?
Seperti musim yang akan berganti

  MEY                                                   


Tidak ada komentar:

Posting Komentar