Sekeras apapun aku mengelak. Sejauh apapun aku mencoba lari. Aku tetap tidak bisa pergi. Nama itu selalu dan selalu membayangiku.
Lama sudah aku tak melihatnya. lama aku tak mendengar kabarnya. Hingga kukira rasa yang membawa luka itu pergi. Dan buku kenangan itu sudah tertutup untuk selamanya.
Tapi ketika kini dia muncul kembali dihadapanku. Ketika kudengar lagi suara itu. Rasa yang membawa luka itu kembali menyeruak dalam hatiku. Hingga dada ini terasa sesak. Sesak yang menyakitkan yang membuatku tak kuasa lagi membendung air yang selama ini kutahan dengan benteng dari puing-puing kebahagiaan yang tersisa
Aku disini maka aku ada. Aku disini maka aku punya mimpi. Dan aku disini untuk mewujudkannya. Karena semua berawal dari mimpi.
Rabu, 17 September 2014
Tanya
Aku melihatnya
Aku ingin dia juga melihatku
Aku ingin mencoba menyapanya
Aku ingin dia ingat tentangku
Berulang kali kumelihat kearahnya
Berharap dia juga akan melihat kearahku
Tapi percuma
Tak sedikitpun ia mengalihkan pandangannya
Apa dia tak tahu?
Apa dia pura-pura tidak tahu?
Apa dia tak sadar?
Aku ada disini
Melihatnya dari sisi ini
Menunggunya sadar bahwa aku disini
Tapi sampai kapan?
Aku tak tahu jawabnya
Aku ingin memulai
Tapi aku takut untuk terluka
Aku ingin dia juga melihatku
Aku ingin mencoba menyapanya
Aku ingin dia ingat tentangku
Berulang kali kumelihat kearahnya
Berharap dia juga akan melihat kearahku
Tapi percuma
Tak sedikitpun ia mengalihkan pandangannya
Apa dia tak tahu?
Apa dia pura-pura tidak tahu?
Apa dia tak sadar?
Aku ada disini
Melihatnya dari sisi ini
Menunggunya sadar bahwa aku disini
Tapi sampai kapan?
Aku tak tahu jawabnya
Aku ingin memulai
Tapi aku takut untuk terluka
Langganan:
Komentar (Atom)